![]() |
| Sebuah iklan promo Tesla Autopilot di show room mobil AS Tesla di Zurich | REUTERS/ Arnd Wiegmann |
Tesla berencana untuk meluncurkan Aplikasi Ride-Sharing sendiri. Pengemudi nantinya akan ditanggung oleh Asuransi dari pabrikan mobil asal Amerika Serikat (AS) itu.
Aplikasi itu dinamakan "Tesla Network". CEO Tesla Elon Musk menegaskan kembali rencananya untuk merilis Tesla Network dengan pengemudi manusia daripada sistem otonom penuh.
"Saya pikir mungkin masuk akal untuk memungkinkan berbagi mobil dari jenis armada robotaxi," ujarnya melansir Electrek, Selasa (4/2/2020).Tahun lalu, Tesla juga meluncurkan
Asuransi in-house dan mengklaim tarif hingga 30 persen lebih murah daripada kompetitor. Tesla dilaporkan sedang mengerjakan program Asuransi mobil baru, yang mulai ditawarkan kepada pelanggannya di Australia dan Hong Kong.
Lalu diperluas ke beberapa pasar lain termasuk Amerika Utara. Program-program itu adalah bagian dari kemitraan dengan perusahaan Asuransi yang ada. Sekarang Tesla menawarkan produk Asuransi sendiri yang dibangun. Namun, ini hanya ditawarkan di California.
"Kami juga sedang mengerjakan proses untuk terus menyesuaikan tarif kami di California, yang juga harus melalui proses pengaturan karena Asuransi cukup diatur," imbuhnya.
Musk menambahkan bahwa ia percaya Tesla akan dapat menawarkan diskon yang lebih besar berdasarkan penggunaan Autopilot di bawah program Asuransi mereka.
Dia percaya bahwa informasi yang dimiliki Tesla tentang kendaraannya dalam armada pelanggannya memberi perusahaan keuntungan besar dibandingkan perusahaan Asuransi lain.
"Jadi saya pikir Asuransi akan menjadi produk utama Tesla dari waktu ke waktu. Jumlah uang yang dihabiskan orang untuk Asuransi mobil seperti persentase yang sangat besar dari biaya mobil," pungkas Musk
Sumber: https://akurat.co

Komentar
Posting Komentar