![]() |
| Presiden Joko Widodo | Antara Foto |
Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim melalui akun Twitter, hari ini, menyoroti empat isu strategis yang dinilai tidak disinggung Presiden Joko Widodo dalam pidato politik yang berlangsung semalam.
Pertama, kata Rustam, isu penegakan hukum dan HAM, termasuk penyelesaian kasus-kasus masa lalu.
Kedua, isu pemberantasan korupsi. Ketiga, perbaikan sistem pemilu. Dan keempat, reformasi agraria.
Tetapi menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, pidato yang disampaikan Jokowi visioner, terutama mengenai kelanjutan pembangunan infrastruktur.
"Pidato beliau visioner. Soal infrastruktur harus terus (berlanjut), begitu pula human capital, sumber daya manusia, itu juga sangat penting," katanya di kampus UI Depok.
Luhut menilai paparan visi misi yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan hasil rangkuman atas apa yang telah ia lakukan selama lima tahun terakhir.
Hal-hal yang ia kemukakan untuk bisa dilakukan di masa mendatang itulah yang memang perlu dilakukan untuk melanjutkan program kerjanya.
"Bicara soal infrastruktur, misalnya, kita sudah begini hebat, tapi dibanding Malaysia masih jauh di bawah," ujarnya sebagaimana dilaporkan Antara.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur memang kerap dikritik oleh sejumlah pihak lantaran tidak bisa dinikmati langsung layaknya pangan murah.
Namun, ia mengingatkan, keberadaan infrastruktur telah membuat harga-harga kebutuhan termasuk makanan, bisa lebih terjangkau.
"Ada yang kritik, tidak makan dari infrastruktur, itu mungkin betul. Tapi karena infrastrukturlah harga-harga menjadi bagus (terjangkau)," katanya.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar