Bahaya, 32 Taman Bermain di Jakarta Disinyalir Menggunakan Cat Bertimbal

Image
Anak-anak saat bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Madusela yang ada di bawah jalur rel kereta api kawasan Mangga Besar, Jakarta Utara, Senin (12/11/2018). RTPA Madusela ini merupakan ruang bermain anak-anak yang difasilitasi berbagai permainan, perpustakaan dan juga balai pertemuan warga. hampir setiap hari anak-anak dikawasan ini selalu bermain di RTPA yang dihiasi banyak tanaman yang menyejukan. | AKURAT.CO/Sopian

 Sejumlah fasilitas di taman bermain anak-anak di Jakarta disinyalir menggunakan cat berbahan timbal. Zat timbal tersebut diketahui bisa memicu resiko keracunan pada anak.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga kini belum mengecek langsung fasilias taman bermain yang terindikasi menggunakan bahan kimia berbahaya ini.

Dalam waktu dekat mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini bakal melihat langsung kelapangan.

"Saya cek dulu," kata Anies saat ditemui di lapangan Monas Gambir Jakarta Pusat Senin (28/10/2019).

Kelompok aktifis lingkungan dari yayasan Nexsus3 menganalisis 20 taman bermain umum dan 12 taman bermain anak usia Taman Kanak-kanak di DKI Jakarta pekan lalu. Hasilnya taman-taman tersebut memang menggunakan cat bertimbal.

Anies secara diplomatis mengungkap, hal seperti ini seharusnya sudah ditindaklanjuti oleh jajarannya. Meski begitu dia tidak menyatakan secara tegas penggunaan cat bertimbal ini sudah ditindaklanjuti atau belum.

"Harusnya sudah ditindaklanjuti," ucapnya.

Selain memicu keracunan, zat timal juga menggagu organ tubuh serta menghambat tumbuh kembang bayi. Anies meminta, kedepannya pembangunan taman bermain anak di Jakarta di lakukan dengan hati - hati.

"Harus (hati - hati) dong," tukasnya.

Komentar