Pemkot Jaktim Pasang Stiker di Mobil Mewah yang Nunggak Pajak

Image
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar. | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

 Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mengupayakan target penerimaan pajak tahun 2019. Salah satu upayanya adalah memasang stiker kepada kendaraan yang masih menunggak pajak. 

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar telah meminta Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Kota Administrasi Jakarta Timur dan Kantor Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB dan BBNKB) Jakarta Timur untuk menyiapkan data rincian penunggak dan jumlah tunggakan pajak.

“Kita tempelkan stiker besar di mobil para penunggak PKB dan BBNKB bagi mobil mewah. Selain itu, kita sidang tipiring kepada mereka supaya mau membayar pajak. Kita akan maksimalkan karena waktu kita sudah 20 hari kerja selain itu kita kejar pajak PBB P2 bagaimanapun caranya sehingga tercapai 100 persen," ujar Anwar di kantornya, Selasa (3/12/2019).

Dalam penempelan stiker tanda penunggak pajak, akan dilakukan bersama Samsat Jakarta Timur dan Suku Badan Pajak dan Retribusi daerah Jakarta Timur. Ia menginginkan penempelan stiker lebih cepat untuk membantu pencapaian target pajak daerah di Jakarta Timur.

“Jika bisa besok lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakarta Timur, Iwan Syaefuddin menyebutkan, target penerimaan PKB dan BBNKB Tahun 2019 sebesar Rp2,979 triliun, dengan rincian Rp1,775 triliun untuk PKB dan Rp 1,203 triliun untuk BBNKB.

“Saat ini, penerimaan telah mencapai Rp 2,8 triliun dengan rincian Rp 1,767 triliun (99,54 persen) dan BBNKB sebesar Rp 1,033 triliun (85,88 persen) dari target,” sebut Iwan.

Selain itu, Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur Jauhari mengatakan, target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2019 Kota Administrasi Jakarta Timur sebesar Rp 1,16 triliun.

“Sampai saat ini baru mencapai Rp 1,07 triliun (89,60 persen) dan masih dibutuhkan kurang lebih Rp 121 miliar lagi untuk pencapaian target,” ujar Jauhari.

Komentar