![]() |
| Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit Kementerian Kesehatan Indonesia, Anung Sugihantono, dalam telekonferensi di Kementerian Kesehatan | AKURAT.CO/Abdul Haris |
Kasus terkait wabah Novel Coronavirus (NCoV) yang tengah mengancam penduduk dunia semakin hari terus meningkat.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes)RI, dr. Anung Sugihantono M.kes, mengatakan bahwa kasus NCoV telah mencapai angka 20 ribu lebih.
Hal itu disampaikannya kepada awak media dalam telekonferensi melalui Skype dari Natuna dalam update terbaru NCoV di Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).
"Update global berdasarkan rilis WHO (World Health Organization) sampai tangga 4 Februari dilaporkan telah terjadi kasus NCoV terkonfirm 20.630. ada penambahan kasus sejumlah 3.241 kasus dan hampir 99 persen terjadi di Tiongkok," jelasnya.
Dari 20.630 kasus tersebut, telah mengakibatkan kasus kematian sebanyak 426 orang. Selain itu saat ini sudah terdapat 23 negara yang melaporkan adanya kasus NCoV. Satu orang diketahui meninggal diluar Tiongkok.
Peningkatan kasus ini masih terlihat eksponensial. Anung mengatakan kalau Dirjen WHO meminta semua masyarakat untuk tidak panik dan tenang dalam menghadapi kondisi ini
"Harus tetap waspada untuk melakukan upaya yang terukur. Semua harus mengikuti protokol kesehatan dari WHO yg bersifat rigid dan harus dilakukan disiplin" tambah Anung.
Akibat wabah virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut, Pemerintah Indonesia semakin memperketat berbagai pintu masuk di Indonesia.
Setelah menghentikan sementara bebas visa bagi turis asal Tiongkok, anak buah kapal barang asal China juga dilarang turun dari kapal guna benar-benar membuat steril Indonesia dari jangkauan virus mematikan tersebut.
Sumber: https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar