![]() |
| Tampak dari kejauhan proyek revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Revitalisasi kawasan Monas ini dilakukan dengan menebang sebanyak 190 pohon. Nantinya, revitalisasi ini akan dibangun fasilitas publik, mulai dari lokasi upacara dan parade. Selain itu, dalam proyek revitalisasi Monas itu juga akan ada tempat duduk semi teater hingga kolam air dengan teknologi pencahayaan pada malam hari. | AKURAT.CO/Sopian |
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mantap menetapkan lokasi balap Formula E. Ajang ini akan dihelat di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan jalan Medan Merdeka Selatan.
Meski lintasan adu cepat ini melewati kawasan Monas yang penuh dengan Cagar Budaya, namun penyelenggara menjamin gelaran ini tak merusak Cagar Budaya yang ada. Bahkan lantai di kawasan Monas yang ditata dari susunan batu alam disebut tetap aman karena bakal dilapisi dengan hotmix.
Bahkan teknik ini diklaim sudah jamak dilakukan di banyak tempat saat menggelar hajatan Formula E.
“Karena teknik untuk melapisi batu itu sudah dimiliki dan sudah dilakukan di banyak tempat, kalau Formula E itu di Paris," ujar Communication Director Formula E Jakarta Dhimam Abror saat ditemui di Bali Kota Kamis (13/2/2020).
Usaha untuk melindungi Cagar Budaya di dalam area Monas lanjut Dhimam sudah dipikirkan pihaknya jauh-jauh hari setelah Gubernur DKI Jakarta menunjuk lokasi lintasan Formula E.
“Jadi ketika kami punya rencana atau pak Gubernur mengusulkan buat Formula E di Monas, yang pertama kali kami pikirkan adalah kelestarian Monas dan Cagar Budaya Monas agar tak merusak apapun," ujarnya.
Dhimam mengaku sirkuit untuk Formula E ini bakal dikebut dalam waktu dekat ini. Bulan ini pembangunan fisik sudah mulai digarap. Targetnya, lintasan ini tuntas dibangun sebulan sebelum dimulainya perhelatan Formula pada 6 Juni 2020 mendatang.
“Ya diharapkan sekitar satu bulan sebelum balapan (trek balapan di Monas sudah selesai)," tandasnya.
Di sisi lain, Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang percayakan membangun lintasan ini mengaku sirkuit itu akan segera dibongkar setelah Formula E tuntas digelar.
“Khusus lintasan yang di tengah (kawasan Monas) yang dibongkar lapisan atasnya saja karena sifatnya tidak permanen," kata kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho.
Sumber: https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar